Universitas Andalas
| Universitas Andalas | |
|---|---|
Logo Universitas Andalas |
|
| Motto | Untuk Kedjajaan Bangsa |
| Didirikan | 23 Desember 1955 |
| Jenis | Perguruan tinggi negeri |
| Rektor | Werry Darta Taifur (sejak 2011) |
| Staf akademik | 2.600 [1] |
| Mahasiswa | 26.000 orang[1] |
| Lokasi | Padang, Sumatera Barat, Indonesia |
| Kampus | Limau Manis, Kota Padang |
| Warna | Hijau tua |
| Julukan | Kampus hijau |
| Situs web | www.unand.ac.id |
Universitas Andalas, biasa disingkat dengan Unand adalah salah satu perguruan tinggi negeri di kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Universitas ini merupakan universitas tertua di Indonesia di luar Jawa yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta.
Universitas Andalas terdiri dari dua belas fakultas, dengan sebagian besar terletak di Limau Manis, sekitar 12 km dari pusat kota Padang. Rektor Universitas Andalas sejak tahun 2011 adalah Dr. Werry Darta Taifur. Majalah Tempo pada tahun 2009 menempatkan Unand di posisi ke-14 atau posisi pertama di luar Pulau Jawa dalam analisisnya terhadap kapasitas alumninya yang diserap oleh dunia usaha.[2] Webometrics
juga menobatkan Unand sebagai 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN
(peringkat 26) atau peringkat 8 di Indonesia (terbaik diluar pulau Jawa)
pada bulan Januari 2011.[3]
Fakultas
Sejak awal berdirinya hingga sekarang ini, Universitas Andalas total telah memiliki lima belas (15) fakultas, satu program pascasarjana dan 2 politeknik,
dengan rincian 49 program studi sarjana, 29 program studi magister
(S2), 7 program studi doktor (S3) dan 11 program pendidikan dokter
spesialis.
| Fakultas/Politeknik | Dies Natalis | Warna panji | Program studi | Sumber |
|---|---|---|---|---|
| Fakultas Hukum | 17 Agustus 1951 | Merah tua | Ilmu Hukum, Pendidikan Profesi Kenotariatan | [14] |
| Fakultas Pertanian | 30 November 1954 | Hijau muda | Agribisnis, Agroekoteknologi | [15] |
| Fakultas Kedokteran | 7 September 1955 | Hijau tua | Pendidikan Dokter Umum, Psikologi | [16] |
| Fakultas MIPA | 7 September 1955 | Kuning muda | Kimia , Matematika, Fisika, Biologi | [17] |
| Fakultas Ekonomi | 7 September 1957 | Abu-abu | Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, program DIII (Pemasaran, Akuntansi, Kesekretariatan & Manajemen Perkantoran, Keuangan Perbankan, Keuangan Negara & Daerah), Kampus II Payakumbuh (Manajemen, Ekonomi Pembangunan) | [18] |
| Fakultas Peternakan | 9 Oktober 1963 | Ungu | Ilmu Peternakan | [19] |
| Fakultas Ilmu Budaya | 7 Maret 1982 | Putih | Ilmu Sejarah, Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Sastra Jepang, Sastra Minangkabau | [20] |
| Fakultas Teknik | 13 Mei 1993 | Biru tua | Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Sistem Informasi | [21] |
| Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | 13 Mei 1993 | Oranye | Ilmu Politik, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi | [22] |
| Fakultas Farmasi | 15 Mei 2008 | Merah jambu | Farmasi, Pendidikan Profesi Apoteker | [23] |
| Fakultas Teknologi Pertanian | 15 Mei 2008 | Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Pertanian | [24] | |
| Fakultas Kesehatan Masyarakat | 13 Juli 2012 | Ilmu Kesehatan Masyarakat | [25] | |
| Fakultas Teknologi Informasi | 13 Juli 2012 | Sistem Komputer | [26] | |
| Fakultas Keperawatan | 13 Juli 2012 | Ilmu Keperawatan | [27] | |
| Fakultas Kedokteran Gigi | 13 Juli 2012 | Pendidikan Dokter Gigi | ||
| Politeknik Teknologi | 12 Maret 1985 | Biru muda | Lihat daftar | [28] |
| Politeknik Pertanian | 6 Februari 1989 | Biru benhur | Lihat daftar | [29] |
| Program Pascasarjana | 17 September 1984 | Lihat daftar |
Peringkat dan prestasi
Majalah Tempo edisi Maret 2007 menempatkan Unand pada posisi ke-14
dalam analisisnya terhadap kapasitas alumninya yang diserap oleh dunia
usaha. Sampai posisi ke-13 ditempati oleh perguruan tinggi yang berada
di Pulau Jawa. Hal ini berarti Unand menduduki posisi pertama di
Sumatera dan bahkan di luar Jawa. Pada bulan Mei 2008, Majalah Tempo
kembali menempatkan Unand sebagai salah satu perguruan tinggi, dalam hal
ini alumni Fakultas Pertanian dan Sastra, merupakan yang paling
diminati oleh berbagai instansi dalam merekrut tenaga kerjanya.[30]
Unand juga merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera yang
memperoleh Akreditasi B. Dari laporan Badan Akreditasi Nasional
Perguruan Tinggi (BAN PT) tahun 2003, Unand menduduki peringkat 11
(peringkat dua di luar Jawa) dari 41 perguruan tinggi negeri di
Indonesia.
Pada bulan Januari 2011, berdasarkan hasil survey halaman situs Webometrics,
Unand termasuk dalam 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN (peringkat
26) atau peringkat 8 di Indonesia (terbaik diluar pulau Jawa), sedangkan
menurut survey per-Januari 2012, Unand menduduki peringkat 38 di
Indonesia.[31]
Universitas Andalas juga memiliki 130 Guru Besar/Profesor dan merupakan
universitas yang memiliki Guru Besar terbanyak di Sumatera (Per 24
September 2010). Selain itu, Fakultas Kedokteran (FK) Unand merupakan FK
pertama di Indonesia yang menjadi pioner dalam melaksanakan pendidikan
dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang bekerjasama dengan Health Workforce and service (HWS) project dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional dan juga merupakan salah satu dari 13 Fakultas Kedokteran di Indonesia yang diakui/terakreditasi oleh Pemerintah Malaysia.[32]
Pada tahun 2006, Unand berusia 50 tahun. Dalam rangka merayakan ulang
tahun emasnya, Unand mengadakan berbagai kegiatan. Di antaranya,
pemberian gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Pembangunan Pertanian Berkelanjutan kepada Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono
pada tanggal 21 September 2006. Di samping itu, Unand juga menerbitkan
52 buku karya dosen-dosennya. Universitas Andalas juga merupakan salah
satu perguruan tinggi pionir yang menyelenggarakan kuliah umum
kewirausahaan untuk membangkitkan jiwa enterpreunership mahasiswanya yang rutin diadakan setiap hari Jumat sejak tahun akademik 2007/2008.
Pimpinan
Sejak didirikan pada tahun 1956, Unand sudah dipimpin oleh 10 (sepuluh) rektor, yaitu:
| No | Nama | Periode | Jabatan |
|---|---|---|---|
| 1 | Prof. dr. M. Syaaf | 1956-1958 | Presiden |
| 2 | Prof. dr. A. Roesma | 1958-1964 | Presiden |
| 3 | Prof.Drs. Harun Al Rasyid Zein | 1964-1968 | Rektor |
| 4 | Prof.dr. Busyra Zahir | 1968-1976 | Rektor |
| 5 | Prof.Drs. Mawardi Yunus | 1976-1984 | Rektor |
| 6 | Prof.Dr.Ir. Jurnalis Kamil, M.Sc. | 1984-1993 | Rektor |
| 7 | Prof.Dr.Ir.H. Fachri Achmad, M.Sc. | 1993-1997 | Rektor |
| 8 | Prof.Dr.H. Marlis Rahman | 1997-2006 | Rektor |
| 9 | Prof.Dr.Ir.H. Musliar Kasim, M.S | 2006-2011 | Rektor |
| 10 | Dr. Werry Darta Taifur | 2011-sekarang | Rektor |
Lembaga penelitian
Lembaga Penelitian Universitas Andalas, Rektorat Unand Lt. 2, Kampus Unand Limau Manis, Padang. Telepon: (0751) 72645, Faks: (0751) 72645 terdiri dari :
- Lembaga Penelitian Bidang Ekonomi, terdiri :
- Pusat Studi Keuangan Daerah (PSKD)
- Lembaga Penelitian Ekonomi Regional (LPER)
- Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Pembangunan (LPEP)
- Pusat Studi Kependudukan
- Pusat Pengembangan Akutansi (PPA)
- Pusat Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM)
- Pusat Studi Wanita
- Lembaga Penelitian Bidang Pertanian dan peternakan, terdiri dari :
- Pusat Studi Irigasi
- Pusat Penelitian Pemanfaatan Ilmu dan Teknologi Nuklir
- Pusat Penelitian Kehutanan
- Pusat Penelitian Pengembangan Hewan dan Sapi
- Lembaga Penelitian Bidang Budaya dan Kemasyarakatan, terdiri dari:
- Pusat Studi Otonomi Daerah
- Pusat Studi Pengembangan dan Perubahan Sosial Budaya
- Pusat Studi Budaya dan Masyarakat Minangkabau
- Pusat Kajian Hukum Wilayah Barat
- Pusat Studi Konstitusi (Pusako) di FH Unand, diketuai Prof. Dr. Saldi Isra
- Pusat Studi Pedesaan
- Pusat Kajian Masalah Perkotaan
- Pusat Studi Amerika
- Pusat Studi Ilmu, Teknologi dan Budaya Jepang
- Lembaga Penelitian Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan, terdiri dari :
- Pusat Studi Lingkungan Hidup
- Pusat Kajian Sumber Daya Alam
- Pusat Studi Alam Sumatera
- Lembaga Penelitian Bidang Kesehatan
- Pusat Studi Tumbuhan Obat
- Pusat Kajian Kesehatan
Fasilitas
Kampus
Pada awalnya pembangunan kampus Unand direncanakan di Ulu Gadut,
Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Namun karena lokasi itu
berdekatan dengan pabrik PT. Semen Padang sehingga sangat berpeluang
terkena polusi. Jadi, diusulkan tiga alternatif lain sebagai gantinya,
yaitu: Bukit Tambun Tulang (Padang Pariaman), Tunggul Hitam (dekat
Bandar Udara Tabing) dan Bukik Karamuntiang di Pauh, Padang. Adapun yang
yang paling memenuhi diantara ketiganya adalah Bukik Karamuntiang.
Lokasi ini berada di Kenagarian Limau Manis, Kelurahan Koto Panjang, Kecematan Pauh dan terletak sekitar 15 km sebelah timur pusat kota Padang. Pembangunan kampus Limau Manis ini secara simbolis dimulai pada tanggal 11 Maret 1986 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 4 Desember 1995. Kampus Limau Manis
ini luasnya sekitar 500 hektar dan berada pada ketinggian ± 255 m di
atas permukaan laut. Kampus ini menghadap ke kota Padang dengan
pemandangan Samudera Hindia yang biru membentang di sebelah barat. Pada
bagian timur berjajar Bukit Barisan.
Sementara di sisi utara dan selatannya terdapat lembah yang
masing-masingnya dialiri oleh anak sungai. Bangunannya memiliki
arsitektur yang unik: kombinasi dari model atap tradisional Minangkabau
(tanduk kerbau) dan struktur yang bergaya modern. Universitas sedang
dalam proses melengkapi fasilitas-fasilitasnya untuk mengakomodasi
aktivitas akademik dan ekstrakurikuler. Hampir semua fakultas terletak
di Limau Limau Manis,
kecuali Fakultas Kedokteran yang terletak di daerah Jati, Padang,
Fakultas Hukum Program Reguler Mandiri di daerah Parak Karambia (Jl.
Pancasila), Padang dan Politeknik Pertanian serta Fakultas Ekonomi
kampus II di Payakumbuh.
nice info!! can't wait to your next post ^^
ReplyDeletecomment by: muhammad solehuddin