Tuesday, October 30, 2012

Andalas University

Universitas Andalas

Universitas Andalas
Logo Universitas Andalas
Logo Universitas Andalas
Motto Untuk Kedjajaan Bangsa
Didirikan 23 Desember 1955
Jenis Perguruan tinggi negeri
Rektor Werry Darta Taifur
(sejak 2011)
Staf akademik 2.600 [1]
Mahasiswa 26.000 orang[1]
Lokasi Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Kampus Limau Manis, Kota Padang
Warna Hijau tua
Julukan Kampus hijau
Situs web www.unand.ac.id
Universitas Andalas, biasa disingkat dengan Unand adalah salah satu perguruan tinggi negeri di kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Universitas ini merupakan universitas tertua di Indonesia di luar Jawa yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta.
Universitas Andalas terdiri dari dua belas fakultas, dengan sebagian besar terletak di Limau Manis, sekitar 12 km dari pusat kota Padang. Rektor Universitas Andalas sejak tahun 2011 adalah Dr. Werry Darta Taifur. Majalah Tempo pada tahun 2009 menempatkan Unand di posisi ke-14 atau posisi pertama di luar Pulau Jawa dalam analisisnya terhadap kapasitas alumninya yang diserap oleh dunia usaha.[2] Webometrics juga menobatkan Unand sebagai 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN (peringkat 26) atau peringkat 8 di Indonesia (terbaik diluar pulau Jawa) pada bulan Januari 2011.[3]

Fakultas

Sejak awal berdirinya hingga sekarang ini, Universitas Andalas total telah memiliki lima belas (15) fakultas, satu program pascasarjana dan 2 politeknik, dengan rincian 49 program studi sarjana, 29 program studi magister (S2), 7 program studi doktor (S3) dan 11 program pendidikan dokter spesialis.
Fakultas/Politeknik Dies Natalis Warna panji Program studi Sumber
Fakultas Hukum 17 Agustus 1951 Merah tua Ilmu Hukum, Pendidikan Profesi Kenotariatan [14]
Fakultas Pertanian 30 November 1954 Hijau muda Agribisnis, Agroekoteknologi [15]
Fakultas Kedokteran 7 September 1955 Hijau tua Pendidikan Dokter Umum, Psikologi [16]
Fakultas MIPA 7 September 1955 Kuning muda Kimia , Matematika, Fisika, Biologi [17]
Fakultas Ekonomi 7 September 1957 Abu-abu Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, program DIII (Pemasaran, Akuntansi, Kesekretariatan & Manajemen Perkantoran, Keuangan Perbankan, Keuangan Negara & Daerah), Kampus II Payakumbuh (Manajemen, Ekonomi Pembangunan) [18]
Fakultas Peternakan 9 Oktober 1963 Ungu Ilmu Peternakan [19]
Fakultas Ilmu Budaya 7 Maret 1982 Putih Ilmu Sejarah, Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Sastra Jepang, Sastra Minangkabau [20]
Fakultas Teknik 13 Mei 1993 Biru tua Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Sistem Informasi [21]
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 13 Mei 1993 Oranye Ilmu Politik, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi [22]
Fakultas Farmasi 15 Mei 2008 Merah jambu Farmasi, Pendidikan Profesi Apoteker [23]
Fakultas Teknologi Pertanian 15 Mei 2008
Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Pertanian [24]
Fakultas Kesehatan Masyarakat 13 Juli 2012
Ilmu Kesehatan Masyarakat [25]
Fakultas Teknologi Informasi 13 Juli 2012
Sistem Komputer [26]
Fakultas Keperawatan 13 Juli 2012
Ilmu Keperawatan [27]
Fakultas Kedokteran Gigi 13 Juli 2012
Pendidikan Dokter Gigi
Politeknik Teknologi 12 Maret 1985 Biru muda Lihat daftar [28]
Politeknik Pertanian 6 Februari 1989 Biru benhur Lihat daftar [29]
Program Pascasarjana 17 September 1984
Lihat daftar

Peringkat dan prestasi

Majalah Tempo edisi Maret 2007 menempatkan Unand pada posisi ke-14 dalam analisisnya terhadap kapasitas alumninya yang diserap oleh dunia usaha. Sampai posisi ke-13 ditempati oleh perguruan tinggi yang berada di Pulau Jawa. Hal ini berarti Unand menduduki posisi pertama di Sumatera dan bahkan di luar Jawa. Pada bulan Mei 2008, Majalah Tempo kembali menempatkan Unand sebagai salah satu perguruan tinggi, dalam hal ini alumni Fakultas Pertanian dan Sastra, merupakan yang paling diminati oleh berbagai instansi dalam merekrut tenaga kerjanya.[30] Unand juga merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera yang memperoleh Akreditasi B. Dari laporan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) tahun 2003, Unand menduduki peringkat 11 (peringkat dua di luar Jawa) dari 41 perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Pada bulan Januari 2011, berdasarkan hasil survey halaman situs Webometrics, Unand termasuk dalam 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN (peringkat 26) atau peringkat 8 di Indonesia (terbaik diluar pulau Jawa), sedangkan menurut survey per-Januari 2012, Unand menduduki peringkat 38 di Indonesia.[31] Universitas Andalas juga memiliki 130 Guru Besar/Profesor dan merupakan universitas yang memiliki Guru Besar terbanyak di Sumatera (Per 24 September 2010). Selain itu, Fakultas Kedokteran (FK) Unand merupakan FK pertama di Indonesia yang menjadi pioner dalam melaksanakan pendidikan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang bekerjasama dengan Health Workforce and service (HWS) project dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional dan juga merupakan salah satu dari 13 Fakultas Kedokteran di Indonesia yang diakui/terakreditasi oleh Pemerintah Malaysia.[32]
Pada tahun 2006, Unand berusia 50 tahun. Dalam rangka merayakan ulang tahun emasnya, Unand mengadakan berbagai kegiatan. Di antaranya, pemberian gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Pembangunan Pertanian Berkelanjutan kepada Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 21 September 2006. Di samping itu, Unand juga menerbitkan 52 buku karya dosen-dosennya. Universitas Andalas juga merupakan salah satu perguruan tinggi pionir yang menyelenggarakan kuliah umum kewirausahaan untuk membangkitkan jiwa enterpreunership mahasiswanya yang rutin diadakan setiap hari Jumat sejak tahun akademik 2007/2008.

Pimpinan

Sejak didirikan pada tahun 1956, Unand sudah dipimpin oleh 10 (sepuluh) rektor, yaitu:
No Nama Periode Jabatan
1 Prof. dr. M. Syaaf 1956-1958 Presiden
2 Prof. dr. A. Roesma 1958-1964 Presiden
3 Prof.Drs. Harun Al Rasyid Zein 1964-1968 Rektor
4 Prof.dr. Busyra Zahir 1968-1976 Rektor
5 Prof.Drs. Mawardi Yunus 1976-1984 Rektor
6 Prof.Dr.Ir. Jurnalis Kamil, M.Sc. 1984-1993 Rektor
7 Prof.Dr.Ir.H. Fachri Achmad, M.Sc. 1993-1997 Rektor
8 Prof.Dr.H. Marlis Rahman 1997-2006 Rektor
9 Prof.Dr.Ir.H. Musliar Kasim, M.S 2006-2011 Rektor
10 Dr. Werry Darta Taifur 2011-sekarang Rektor

Lembaga penelitian

Lembaga Penelitian Universitas Andalas, Rektorat Unand Lt. 2, Kampus Unand Limau Manis, Padang. Telepon: (0751) 72645, Faks: (0751) 72645 terdiri dari :
  1. Lembaga Penelitian Bidang Ekonomi, terdiri :
    1. Pusat Studi Keuangan Daerah (PSKD)
    2. Lembaga Penelitian Ekonomi Regional (LPER)
    3. Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Pembangunan (LPEP)
    4. Pusat Studi Kependudukan
    5. Pusat Pengembangan Akutansi (PPA)
    6. Pusat Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM)
    7. Pusat Studi Wanita
  2. Lembaga Penelitian Bidang Pertanian dan peternakan, terdiri dari :
    1. Pusat Studi Irigasi
    2. Pusat Penelitian Pemanfaatan Ilmu dan Teknologi Nuklir
    3. Pusat Penelitian Kehutanan
    4. Pusat Penelitian Pengembangan Hewan dan Sapi
  3. Lembaga Penelitian Bidang Budaya dan Kemasyarakatan, terdiri dari:
    1. Pusat Studi Otonomi Daerah
    2. Pusat Studi Pengembangan dan Perubahan Sosial Budaya
    3. Pusat Studi Budaya dan Masyarakat Minangkabau
    4. Pusat Kajian Hukum Wilayah Barat
    5. Pusat Studi Konstitusi (Pusako) di FH Unand, diketuai Prof. Dr. Saldi Isra
    6. Pusat Studi Pedesaan
    7. Pusat Kajian Masalah Perkotaan
    8. Pusat Studi Amerika
    9. Pusat Studi Ilmu, Teknologi dan Budaya Jepang
  4. Lembaga Penelitian Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan, terdiri dari :
    1. Pusat Studi Lingkungan Hidup
    2. Pusat Kajian Sumber Daya Alam
    3. Pusat Studi Alam Sumatera
  5. Lembaga Penelitian Bidang Kesehatan
    1. Pusat Studi Tumbuhan Obat
    2. Pusat Kajian Kesehatan

Fasilitas

Kampus

Gerbang Universitas Andalas
Pada awalnya pembangunan kampus Unand direncanakan di Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Namun karena lokasi itu berdekatan dengan pabrik PT. Semen Padang sehingga sangat berpeluang terkena polusi. Jadi, diusulkan tiga alternatif lain sebagai gantinya, yaitu: Bukit Tambun Tulang (Padang Pariaman), Tunggul Hitam (dekat Bandar Udara Tabing) dan Bukik Karamuntiang di Pauh, Padang. Adapun yang yang paling memenuhi diantara ketiganya adalah Bukik Karamuntiang. Lokasi ini berada di Kenagarian Limau Manis, Kelurahan Koto Panjang, Kecematan Pauh dan terletak sekitar 15 km sebelah timur pusat kota Padang. Pembangunan kampus Limau Manis ini secara simbolis dimulai pada tanggal 11 Maret 1986 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 4 Desember 1995. Kampus Limau Manis ini luasnya sekitar 500 hektar dan berada pada ketinggian ± 255 m di atas permukaan laut. Kampus ini menghadap ke kota Padang dengan pemandangan Samudera Hindia yang biru membentang di sebelah barat. Pada bagian timur berjajar Bukit Barisan. Sementara di sisi utara dan selatannya terdapat lembah yang masing-masingnya dialiri oleh anak sungai. Bangunannya memiliki arsitektur yang unik: kombinasi dari model atap tradisional Minangkabau (tanduk kerbau) dan struktur yang bergaya modern. Universitas sedang dalam proses melengkapi fasilitas-fasilitasnya untuk mengakomodasi aktivitas akademik dan ekstrakurikuler. Hampir semua fakultas terletak di Limau Limau Manis, kecuali Fakultas Kedokteran yang terletak di daerah Jati, Padang, Fakultas Hukum Program Reguler Mandiri di daerah Parak Karambia (Jl. Pancasila), Padang dan Politeknik Pertanian serta Fakultas Ekonomi kampus II di Payakumbuh.

1 comment: