Hari ini tak banyak ubahnya dengan hari kemarin. Aku masih saja tak kunjung mampu untuk perpura-pura baik-baik saja. Dan juga, kebencian, rasa tidak sukaku terhadap dirinya semakin menjadi. Iblis di sampingku makin menggebu, makin menghasutku untuk lebih menginginkan ketidakberadaannya di dunia yang fana ini.
Ahaha. Anda sungguh mengganggu. Huft. Nyaris membuat saya gila.
Anggap saja ini teman curhatku yang senantiasa untuk diam, menerima, tak mendakwa... ^^
Saturday, December 8, 2012
Friday, December 7, 2012
Someone Different
Perbedaan itu indah. Ahaha. Entah mengapa itu seperti sebuah omong kosong yang terlalu besar. Tak jarang manusia masa kini malah menolak perbedaan, seperti makhluk primitif saja. Ya, dengan kenyataan yang tak mampu dielak lagi ini, dapat dengan gamblang kita berujar bahwa manusia masa kini tidak seutuhnya modern. Toh, bersama mereka tetap bergerilya pemikiran primitif yang semestinya cuma dimiliki manusia jaman dulu.
Berhenti berkelana panjang lebar. Pokok dari Someone Different adalah dia yang memang berbeda dari yang lainnya. Fisik, mental dan kehidupan. Perbedaan dalam tanda kutip yang ditimbang dari berbagai kacamata dengan berbagai lensa.
Berhenti berkelana panjang lebar. Pokok dari Someone Different adalah dia yang memang berbeda dari yang lainnya. Fisik, mental dan kehidupan. Perbedaan dalam tanda kutip yang ditimbang dari berbagai kacamata dengan berbagai lensa.
7 DESEMBER 2012
Bukan apa-apa, hanya saja aku tak mampu untuk pura-pura baik-baik saja. Heh, dasar. Jika sudah begini aku akan jauh lebih senang jika keberadaannya di dunia tidak ada. Ya, jelas bukan maksudnya apa? Dia mengganggu. Sangat. Dan lagi tidak tahu diri. Apalagi ditimbang dari umurnya yang sudah tidak muda lagi. Heh, boleh aku pinjam kantong plastik? Aku benar-benar jijik.
Saturday, December 1, 2012
CINTA 3
Apa cinta butuh alasan?
Apa cinta butuh jawaban?
Bagaimana jika aku tak punya karena sebagai sebab aku mencintainya?
Bagaimana jika aku tak mampu bergumam untuk berucap akan pertanyaannya?
Aku mencintainya. Ya, hanya mencintainya.
Apa cinta butuh jawaban?
Bagaimana jika aku tak punya karena sebagai sebab aku mencintainya?
Bagaimana jika aku tak mampu bergumam untuk berucap akan pertanyaannya?
Aku mencintainya. Ya, hanya mencintainya.
Tuesday, November 27, 2012
CINTA 2
Andai aku ini penerjemah yang baik, aku pasti dapat dengan mudah mengetahui apa maksud dari setiap gerak-gerik, tindak tandukmu. Mencegahku untuk kepedean. Mencegahku terlanjur berfikir macam-macam. Mencegah halusinasiku berkembang terlau jauh. Maaf, sungguh aku tak bermaksud untuk menyalahkan setiap respon yang kau beri kepadaku. Justru aku akan sangat berterimakasih saat kamu masih menyempatkan diri untuk sekedar merespon tingkah gilaku yang senantiasa mengagumimu. Di sini, akulah satu-satunya terdakwa, biang dari semua peristiwa yang memusingkan kepala. Ya, kepala diriku sendiri. Lalu perlahan merembet ke hatiku sendiri hingga berakhir di setiap titik pada tubuh ringkih ini.
Di tengah galau nan masih menggulung, aku mencoba mengurai rasa yang tak kunjung reda. Mungkin sedikit usaha untuk mencegah dilema kembali merajarela. Jujur saja, aku tak terlalu kuasa untuk menyalahkan diri. Walau kutahu dan kusadari kesalahan ini. Aku akan jauh lebih lega jika masih ada cinta. Ya, bukan rasa yang senantiasa masih kepelihara. Tapi sekedar tempat untukku menumpahkan kecewa, kecewa akan kenyataan yang ada.
Dan tak jarang kudengar bahwa egois adalah sifat dasar setiap manusia. Tapi baru kali ini dapat kumengerti bahwa ego akan tumbuh sedikit lebih pesat saat seorang insan tengah jatuh cinta. Kukutip dari sebuah cerita yang baru kudengar beberapa hari lalu. Tentang dia seorang pria yang begitu menginginkan sebuah nama menjadi miliknya. Sayang dia lupa, nama itu bukan saja punya raga tapi juga rasa. Hingga akhirnya kisah mereka berakhir dengan duka, menyisakan sedih dan kecewa. Jujur saja aku ingin tertawa. Ingin mendakwai sang pria yang dalam lensa kacamataku terlihat begitu dungu. Dia hanya mengedepankan rasanya, lalu dengan sengaja mengesampingkan rasa si wanita. Aku tahu 9 dari sepuluh yang dimilki pria adalah logika. Sayang, aku tak ingin mengerti tentang itu. Aku malah lebih cendrung untuk menuntut sedikitnya mereka harus punya 3 dari sepuluh yang ada. Kenapa? Itu saja masih kurang bagi mereka untuk dapat mengerti rasa, untuk sedikit berhenti mengedepankan logika. Tidak, tak harus seutuhnya. sedikit saja agar dapat tercipta keseimbangan, Ya, selalu sesuatu di dalam tanda kutip.
Di tengah galau nan masih menggulung, aku mencoba mengurai rasa yang tak kunjung reda. Mungkin sedikit usaha untuk mencegah dilema kembali merajarela. Jujur saja, aku tak terlalu kuasa untuk menyalahkan diri. Walau kutahu dan kusadari kesalahan ini. Aku akan jauh lebih lega jika masih ada cinta. Ya, bukan rasa yang senantiasa masih kepelihara. Tapi sekedar tempat untukku menumpahkan kecewa, kecewa akan kenyataan yang ada.
Dan tak jarang kudengar bahwa egois adalah sifat dasar setiap manusia. Tapi baru kali ini dapat kumengerti bahwa ego akan tumbuh sedikit lebih pesat saat seorang insan tengah jatuh cinta. Kukutip dari sebuah cerita yang baru kudengar beberapa hari lalu. Tentang dia seorang pria yang begitu menginginkan sebuah nama menjadi miliknya. Sayang dia lupa, nama itu bukan saja punya raga tapi juga rasa. Hingga akhirnya kisah mereka berakhir dengan duka, menyisakan sedih dan kecewa. Jujur saja aku ingin tertawa. Ingin mendakwai sang pria yang dalam lensa kacamataku terlihat begitu dungu. Dia hanya mengedepankan rasanya, lalu dengan sengaja mengesampingkan rasa si wanita. Aku tahu 9 dari sepuluh yang dimilki pria adalah logika. Sayang, aku tak ingin mengerti tentang itu. Aku malah lebih cendrung untuk menuntut sedikitnya mereka harus punya 3 dari sepuluh yang ada. Kenapa? Itu saja masih kurang bagi mereka untuk dapat mengerti rasa, untuk sedikit berhenti mengedepankan logika. Tidak, tak harus seutuhnya. sedikit saja agar dapat tercipta keseimbangan, Ya, selalu sesuatu di dalam tanda kutip.
Sunday, November 25, 2012
CINTA
Apa itu cinta?
Apa cinta didefinisikan dengan fikiran? Atau lewat perasaan?
Cinta dua:
Apa cinta didefinisikan dengan fikiran? Atau lewat perasaan?
Apa definisi cinta oleh fikiran? Dan apa definisi cinta oleh perasaan?
Cinta satu :
Wajahnya yang senatiasa merona, senyumnya yang merekah, matanya yang berkilau, hidungnya yang mungil, semua mempesona. Semua mengalihkan duniaku hanya untuknya. Aku tak kunjung mampu menepis bayangnya. Waktu ke waktu yang bergulir di sampingku hanya tentang dirinya. Memandangnya, memperhatikannya, mencuri dengar suaranya, semua jelas membuatku gila.
Sayang, aku terlalu pengecut untuk mengejarnya. Layaknya bidadari, begitu banyak pemujanya. Aku tak ingin, aku harus cukup tahu diri. untuk saat ini, aku senang mencintainya cukup dengan begini.
Sayang, aku terlalu pengecut untuk mengejarnya. Layaknya bidadari, begitu banyak pemujanya. Aku tak ingin, aku harus cukup tahu diri. untuk saat ini, aku senang mencintainya cukup dengan begini.
Cinta dua:
Lama sudah waktu yang kuhabiskan sekedar untuk memujanya. Bukan, bukan karena kepengecutanku. Dari awal aku sudah menyatakan kekagumanku, kesukaanku, kesayanganku, kecintaanku akan dirinya. Aku cuma cukup tahu diri akan responnya. Jujur saja, responnya memang penuh tanda tanya. Tapi cukup bagiku untuk berhipotesa tentang perasaannya yang sebenarnya. Membuatku harus puas, puas karena diizinkan bertahun-tahun terus mengaguminya.
Cinta tiga:
Aku tah tahu bagaimana harus mengartikannya? Apa itu ya, atau tidak? Dia selalu baik padaku. Senantiasa mencurahkan perhatian, tak jarang juga mencemaskan hal-hal kecil tentang diriku. Jelas bukan? Aku begitu percaya diri dia punya perasaan yang sama. Terang saja, lihat sikapnya, perlakuannya. Dan sampailah aku pada akhir ketidaktahudirianku. Terlalu sibuk dengan perlakuannya padaku, aku lupa melihat pada sekeliling. Saat membuka mata, aku tercengang. Bodohnya aku, perlakuan itu diberikannya pada semua. Boleh aku bersedih? Boleh aku meratapi perlakuan adilnya yang menurutku hanya mempermainkan perasaanku itu? Oh, maafkan aku yang terlalu percaya diri. Dan tolong biarkan aku melarikan diri dari panggung ini. Aku tak rela, aku tak mau diperlakukan sama. Sederhana, cuma karena aku punya perasaan yang berbeda dengan mereka yang kamu perlakukan sama.
TBC..
Friday, November 16, 2012
Apa Adanya
Adakah apa adanya sesuatu yang terlepas dari belitan sandiwara?
Adakah apa adanya
sesuatu yang bebas dari jerat drama?
Bagaimana jika ini
memang panggung sandiwara untuk sebuah drama sederhana berjudul " Apa
Adanya" ?
Aku ingin terbang
seperti burung dengan sayap apa adanya.
Aku ingin berenang
seperti ikan dengan sirip apa adanya.
Ya. aku ingin
hidup dengan kehidupan yang apa adanya.
Aku tak senang,
tak pandai bersandiwara.
Aku tak berniat,
tak lihai bermain drama.
Peliknya, aku
menuntut keberadaan apa adanya, bukan ada apanya.
Aku tak senang
memandangi topeng-topeng berjalan nan bergumam "HAI"
Aku tak berniat
mengenakan wajah-wajah palsu nan mengumbar simpul lebar "SETENGAH
LINGKARAN"
Aku menjerit,
mencekik, menyumbat jalannya udara.
Aku tak bisa, tak
mampu berpura-pura biasa dan menerima.
Aku.
Aku lebih senang
mengumbar perang sembari mengangkat pedang.
Berlaga di tengah
pertempuran, merasakan dengan jelas tiap tetes darah bukti sakitku.
Aku.
Aku membenci dan menikmati.
Membiarkan waktu
menggulirku menuju kerugian selanjutnya.
Kemana-mana tak
jelas juntrungannya.
Aku.
Aku mengetahui
tidak mengerti.
Aku senang begini.
Ya,
ini ini memang panggung sandiwara untuk sebuah drama sederhana
berjudul " Apa Adanya".
Tuesday, November 13, 2012
BUTUH KOMENT
Sumpah mendadak galau lagi. 'Itu' postingan viewernya udah lebih 80, tapi... komentnya baru 8.
T>T
Krisis banget deh. Kalau baca koment donk... Bikin a aja udah deh, gak usah sampe z.
BUTUH KOMENT!
T.T
T>T
Krisis banget deh. Kalau baca koment donk... Bikin a aja udah deh, gak usah sampe z.
BUTUH KOMENT!
T.T
Galau
Galau itu situasi dimana hati dan pikiran tidak sejalan. Atau bahasa lainnya, setengah tidak waras. Ya, sedikit ekstrim. Namun pasalnya ada satu hal yang mesti diingat, setengah bukan berarti seutuhnya.
Ok, dalam keadaan galau postingan ini terbit. Karena memang tujuan dari postingan ini adalah menghapus atau sedikitnya meringankan kegalauanku. Berusaha agar setengah menjadi seutuhnya, seutuhnya waras.
Seharusnya aku ujian, tapi aku enggan. Akhirnya kutinggalkan tanpa jawaban. Membiarkan besok tetap seperti sekarang dan sekarang tetap seperti kemarin.
Akh, aku ingin bebas tapi tak ingin susah. Rempong ya?
Aku ingin bercerita pada mereka. Mencurahkan semua rasa. Sayang, targetku terlalu sibuk dan aku terlalu menganggur. Hingga berakhirlah aku di sini. Bersama postingan gaje yang tak jelas juntrungannya.
Ya, apa mau dikata? Dadaku sudah benar-benar penuh. Tak mampu lagi menampungnya. Aku tak kuasa menyalahkan mereka, juga dia tentunya, atau mungkin postingan gaje ini.
Cukup salahkan ketidaktersediaan yang mestinya ada. Walau merujuk ke sana, setidaknya bukan dia.
Ya, makin ke bawah maka semakin gaje lah tiap katanya.
Tak apa, sungguh aku tak peduli. Sedikitnya aku cukup puas dan setelah ini bisa tidur pulas.
:)
Terimakasih postingan gajeku.
:*
Ok, dalam keadaan galau postingan ini terbit. Karena memang tujuan dari postingan ini adalah menghapus atau sedikitnya meringankan kegalauanku. Berusaha agar setengah menjadi seutuhnya, seutuhnya waras.
Seharusnya aku ujian, tapi aku enggan. Akhirnya kutinggalkan tanpa jawaban. Membiarkan besok tetap seperti sekarang dan sekarang tetap seperti kemarin.
Akh, aku ingin bebas tapi tak ingin susah. Rempong ya?
Aku ingin bercerita pada mereka. Mencurahkan semua rasa. Sayang, targetku terlalu sibuk dan aku terlalu menganggur. Hingga berakhirlah aku di sini. Bersama postingan gaje yang tak jelas juntrungannya.
Ya, apa mau dikata? Dadaku sudah benar-benar penuh. Tak mampu lagi menampungnya. Aku tak kuasa menyalahkan mereka, juga dia tentunya, atau mungkin postingan gaje ini.
Cukup salahkan ketidaktersediaan yang mestinya ada. Walau merujuk ke sana, setidaknya bukan dia.
Ya, makin ke bawah maka semakin gaje lah tiap katanya.
Tak apa, sungguh aku tak peduli. Sedikitnya aku cukup puas dan setelah ini bisa tidur pulas.
:)
Terimakasih postingan gajeku.
:*
Friday, November 9, 2012
Memori Setengah Putih Abu-Abu
Banyak kudengar bahwa putih abu-abu adalah masa emas sepanjang usiamu. Jujur saja, hingga detik ini pun aku tak percaya. Putih abu-abu telah kurasakan setidaknya nyaris setengah dari waktu yang seharusnya. Belum ada hal-hal yang bisa diberi label ‘emas’. Semua terkesan biasa saja.
Syukurnya aku punya sedikit harta berharga. Bukan, bukan sesuatu yang dalam tanda kutip berlabel emas. Jelas ini jauh lebih nyata. Kita beri judul ini “Memori Setengah Putih Abu-Abu”.
Hal yang paling membuatku terkesan di awal Memori Setengah Putih Abu-Abu adalah MOPDB atau bahasa dulunya Masa Orientasi Siswa. Delapan hari penindasan paling berkesan sepanjang 15 tahun usiaku kala itu. Awal di mana aku mulai mengenal apa itu putih abu-abu. Ada kesal, muak, lelah, dan berbagai rasa lainnya yang becampur. Sayang, seperti sampiran sebuah pantun sederhana “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”, aku puas dengan masa MOPDB yang cuma delapan hari itu.
X.1 atau yang akrab kusebut “Bangsaone” adalah kelas pertamaku di SMAN 1 Landbouw Bukittinggi. Kelas yang sangat menyenangkan. Di sinilah kutemukan seorang gadis yang kuakui seperti bidadari. Ahaha. Kelas yang kompleks, memuat bebagai jenis makhluk dari berbagai asal pula. Kelas yang mengajarkanku akan arti perbedaan dan kebersamaan.
Ekskul KIR “Kelompok Ilmiah Remaja” awal di mana aku mulai mencoba dan terus mencoba. Banyak, terlalu banyak yang kualami. Bersama almarhumah ibu, kakak-kakakku, teman seperjuanganku, masa-masa sulit dan rumit, juga canda tawa yang menyelinginya. Menumbuhkembangkan kesetiaanku akan kelompok kecil tersebut. Rasa cinta yang tak ‘kan hilang selamanya ku kira. Senantiasa terpelihara sebab memang terlalu berharga.
OSIS/MPK #40, keluarga kedua yang luar biasa. Ahaha. Ya, banyak tangis dan tawa sepanjang delapan bulan masanya. Juga pelajaran berharga yang tak ‘kan mungkin kulupa. Masa di forum, masa ulang tahun satu-satunya anggota yang kami rayakan bersama, masa acara-acara, masa makan dan foto bersama. Semua. Manis pahit yang terangkum begitu singkat.
XI IPA 5 atau yang sekarang punya nana “Science O’ Lime”, kelas baru di tingkat dua masa putih abu-abu. Masih banyak tapir yang belum tersingkap dan ada waktu setidaknya dua tahun untuk menyelesaikannya.
Rempong, yang paling berharga dari putih abu-abuku ya mereka.
Pertama, Amak Rempong atau yang lazim dikenal dengan "Resti Safitri Andra". Teman yang baru kukenal satu tahun tiga bulan lalu lewat perkumpulan kami 'Bangsaone'. Menurut kacamataku dia adalah teman yang cantik, putih, tinggi, dan chabby. Pribadinya tertutup, dia pendiam, cengeng, rapuh dan sering sekali buat hati risau. Kenapa? Dia teman yang terlalu baik.
Kedua, Rahma Shintia. Bisa dibilang dia itu 'biang rempong' pencetus kata rempong. Ya, dia yang hobi banget menyebarkan virus rempong diantara kami. Hingga terciptalah rempong sejati beserta rempongers-nya.
Dari kacamataku, 'Tya' begitu sering disapa, adalah pribadi yang kuat sekaligus lemah. Kenapa? Kalau pengen tahu jawabannya kamu harus kenal dia luar dalam. :D
Fisiknya cantik, putih, lumayan tinggi dan yang paling penting 'kurus'.
Ketiga, Nadra Yudelsa Ratu. Dia itu bagian dari 'REMAIN' yang artinya juga bagian dari 'Tya'. Anaknya seperti biasa putih, tinggi dan cantik. Dia itu lola. Ada yang bilang anggun, pantas sama nama akhirnya 'RATU'. Si Nad ini anaknya pintar, ambisius cuma kadang gampang panikan trus nanti stress sendiri. Makanya dia rempong.
Keempat, Nur Indah Lestari. Aku sih lebih senang manggil dia 'Cuin' atau 'Jundai'. Anaknya heboh, sumpah cerewet banget. Dia pintar, easy going, gak neko-neko, apa adanya, pengertian. Dia itu teman aku yang paling awet. Aku udah satu sekolah sama dia dari sebelum kami bisa baca tulis. Sampai sekarang pun masih satu sekolah. Berharap nanti kuliahnya juga bisa satu universitas. :D
Trus, Isnaini Saroh. Temen aku yang paling ngeyel dan pecicilan. Paling senang dipanggil 'Arah'. Dia baik, pengertian, perhatian, cuma gak jarang juga jengkelin dan nyebelin. Dia itu teman aku paling 'cingik' juga. Pintar buat puisi dan suka banget sama warna 'kuning'. Kalo dia jalan, sumpah 'ngejrengg' banget.
Trus, Suci Rahmadhani. Teman sekelas and sebangkuku. Aku lebih suka manggil dia 'Kuchay'. Kalo Arah pintar nulis maka Kuchay pintar baca puisi. Dia itu master of master lah buat baca puisi. Anaknya asyik, nyambung dibawa kemana-mana. Cuma ya kadang kekanakan. Ada aja hal-hal dalam tanda kutip sederhana yang dipermasalahinnya.
Trus, Husnatul Izzati Luthvia. Dia itu hobi loncat-loncat ekskul. Paling suka dipanggil 'Vivi'. Sejak SMA dia jadi mendadak feminim. Dia pintar, hebat debat juga. Lumayan multitalent lah. Sayang, gak ada yang jelas menurutku. Nilai plusnya dia gampang berbaur kapan dan di mana saja.
Trus, 2 sohib yang mendadak rempong.
"Rin Luan Hawari" dan "Elmaghfira Putri Elika".
Kalo Luan, dia itu cantik, putih, manis, imut. Dia juga pintar dan kekanak-kanakan banget. Maklum lah. Luan itu juga teman aku yang paling cengeng sedunia. Belum apa-apa aja dia udah mewek bombay. Rempong banget deh.
Kalo Ghiva, dia itu aneh. :D Dia suka ngeluh tapi gak berani ngomong langsung sama orangnya. Ujung-ujungnya pasti cari pelampiasan. Dia juga kadang panikan, hal gak penting dipusingin. Suaranya... Sumpah bagus banget. Dia itu juara 'SMANSA Idol'. Trus Ghiva juga kadang rada telmi and suka ngomong seenaknya. Dia juga pribadi yang pengertian dan perhatian. Untuk fisik, Ghiva itu cantik, tinggi dan 'agak gendut'.
Terakhir 'Naylatul Fhadilla' gak tau namanya bener apa gak? Soalnya ribet tulisannya. Anaknya gila. Sumpah gila. Lebih gila dari semua. Dia cantik, putih, pintar, baik, pengertian, perhatian, cengeng. Dia sama aja pecicilannya sama Arah. Padahal tu orang dua sama-sama siswa akselerasi. Emang pada stress.
Dila juga baik and enak dibawa cerita. Dia tipe pekerja keras and selalu berpositif thinking. Paling pinter nutupin masalah pribadi.
Yang paling penting dia 'kocak'.
Ya, itulah mereka harta berharga sepanjang “Memori Setengah Putih Abu-Abu”ku.
Syukurnya aku punya sedikit harta berharga. Bukan, bukan sesuatu yang dalam tanda kutip berlabel emas. Jelas ini jauh lebih nyata. Kita beri judul ini “Memori Setengah Putih Abu-Abu”.
Hal yang paling membuatku terkesan di awal Memori Setengah Putih Abu-Abu adalah MOPDB atau bahasa dulunya Masa Orientasi Siswa. Delapan hari penindasan paling berkesan sepanjang 15 tahun usiaku kala itu. Awal di mana aku mulai mengenal apa itu putih abu-abu. Ada kesal, muak, lelah, dan berbagai rasa lainnya yang becampur. Sayang, seperti sampiran sebuah pantun sederhana “bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian”, aku puas dengan masa MOPDB yang cuma delapan hari itu.
X.1 atau yang akrab kusebut “Bangsaone” adalah kelas pertamaku di SMAN 1 Landbouw Bukittinggi. Kelas yang sangat menyenangkan. Di sinilah kutemukan seorang gadis yang kuakui seperti bidadari. Ahaha. Kelas yang kompleks, memuat bebagai jenis makhluk dari berbagai asal pula. Kelas yang mengajarkanku akan arti perbedaan dan kebersamaan.
Ekskul KIR “Kelompok Ilmiah Remaja” awal di mana aku mulai mencoba dan terus mencoba. Banyak, terlalu banyak yang kualami. Bersama almarhumah ibu, kakak-kakakku, teman seperjuanganku, masa-masa sulit dan rumit, juga canda tawa yang menyelinginya. Menumbuhkembangkan kesetiaanku akan kelompok kecil tersebut. Rasa cinta yang tak ‘kan hilang selamanya ku kira. Senantiasa terpelihara sebab memang terlalu berharga.
OSIS/MPK #40, keluarga kedua yang luar biasa. Ahaha. Ya, banyak tangis dan tawa sepanjang delapan bulan masanya. Juga pelajaran berharga yang tak ‘kan mungkin kulupa. Masa di forum, masa ulang tahun satu-satunya anggota yang kami rayakan bersama, masa acara-acara, masa makan dan foto bersama. Semua. Manis pahit yang terangkum begitu singkat.
XI IPA 5 atau yang sekarang punya nana “Science O’ Lime”, kelas baru di tingkat dua masa putih abu-abu. Masih banyak tapir yang belum tersingkap dan ada waktu setidaknya dua tahun untuk menyelesaikannya.
Rempong, yang paling berharga dari putih abu-abuku ya mereka.
Pertama, Amak Rempong atau yang lazim dikenal dengan "Resti Safitri Andra". Teman yang baru kukenal satu tahun tiga bulan lalu lewat perkumpulan kami 'Bangsaone'. Menurut kacamataku dia adalah teman yang cantik, putih, tinggi, dan chabby. Pribadinya tertutup, dia pendiam, cengeng, rapuh dan sering sekali buat hati risau. Kenapa? Dia teman yang terlalu baik.
Kedua, Rahma Shintia. Bisa dibilang dia itu 'biang rempong' pencetus kata rempong. Ya, dia yang hobi banget menyebarkan virus rempong diantara kami. Hingga terciptalah rempong sejati beserta rempongers-nya.
Dari kacamataku, 'Tya' begitu sering disapa, adalah pribadi yang kuat sekaligus lemah. Kenapa? Kalau pengen tahu jawabannya kamu harus kenal dia luar dalam. :D
Fisiknya cantik, putih, lumayan tinggi dan yang paling penting 'kurus'.
Ketiga, Nadra Yudelsa Ratu. Dia itu bagian dari 'REMAIN' yang artinya juga bagian dari 'Tya'. Anaknya seperti biasa putih, tinggi dan cantik. Dia itu lola. Ada yang bilang anggun, pantas sama nama akhirnya 'RATU'. Si Nad ini anaknya pintar, ambisius cuma kadang gampang panikan trus nanti stress sendiri. Makanya dia rempong.
Keempat, Nur Indah Lestari. Aku sih lebih senang manggil dia 'Cuin' atau 'Jundai'. Anaknya heboh, sumpah cerewet banget. Dia pintar, easy going, gak neko-neko, apa adanya, pengertian. Dia itu teman aku yang paling awet. Aku udah satu sekolah sama dia dari sebelum kami bisa baca tulis. Sampai sekarang pun masih satu sekolah. Berharap nanti kuliahnya juga bisa satu universitas. :D
Trus, Isnaini Saroh. Temen aku yang paling ngeyel dan pecicilan. Paling senang dipanggil 'Arah'. Dia baik, pengertian, perhatian, cuma gak jarang juga jengkelin dan nyebelin. Dia itu teman aku paling 'cingik' juga. Pintar buat puisi dan suka banget sama warna 'kuning'. Kalo dia jalan, sumpah 'ngejrengg' banget.
Trus, Suci Rahmadhani. Teman sekelas and sebangkuku. Aku lebih suka manggil dia 'Kuchay'. Kalo Arah pintar nulis maka Kuchay pintar baca puisi. Dia itu master of master lah buat baca puisi. Anaknya asyik, nyambung dibawa kemana-mana. Cuma ya kadang kekanakan. Ada aja hal-hal dalam tanda kutip sederhana yang dipermasalahinnya.
Trus, Husnatul Izzati Luthvia. Dia itu hobi loncat-loncat ekskul. Paling suka dipanggil 'Vivi'. Sejak SMA dia jadi mendadak feminim. Dia pintar, hebat debat juga. Lumayan multitalent lah. Sayang, gak ada yang jelas menurutku. Nilai plusnya dia gampang berbaur kapan dan di mana saja.
Trus, 2 sohib yang mendadak rempong.
"Rin Luan Hawari" dan "Elmaghfira Putri Elika".
Kalo Luan, dia itu cantik, putih, manis, imut. Dia juga pintar dan kekanak-kanakan banget. Maklum lah. Luan itu juga teman aku yang paling cengeng sedunia. Belum apa-apa aja dia udah mewek bombay. Rempong banget deh.
Kalo Ghiva, dia itu aneh. :D Dia suka ngeluh tapi gak berani ngomong langsung sama orangnya. Ujung-ujungnya pasti cari pelampiasan. Dia juga kadang panikan, hal gak penting dipusingin. Suaranya... Sumpah bagus banget. Dia itu juara 'SMANSA Idol'. Trus Ghiva juga kadang rada telmi and suka ngomong seenaknya. Dia juga pribadi yang pengertian dan perhatian. Untuk fisik, Ghiva itu cantik, tinggi dan 'agak gendut'.
Terakhir 'Naylatul Fhadilla' gak tau namanya bener apa gak? Soalnya ribet tulisannya. Anaknya gila. Sumpah gila. Lebih gila dari semua. Dia cantik, putih, pintar, baik, pengertian, perhatian, cengeng. Dia sama aja pecicilannya sama Arah. Padahal tu orang dua sama-sama siswa akselerasi. Emang pada stress.
Dila juga baik and enak dibawa cerita. Dia tipe pekerja keras and selalu berpositif thinking. Paling pinter nutupin masalah pribadi.
Yang paling penting dia 'kocak'.
Ya, itulah mereka harta berharga sepanjang “Memori Setengah Putih Abu-Abu”ku.
Tanpa judul
“Jika hidup seperti hukum aksi reaksi, maka cinta seperti
hukum kekekalan energi”
Pagi yang
cerah, seperti biasa selalu begitu. Semut-semut senantiasa berjejer, berbaris,
dan berjalan. Entah sejak kapan mereka begitu, tak ada yang tahu. Embun pagi
dengan setia menyapa daun-daun hijau depan rumah. Mentari siap berlari menuju
titik tertinggi. Dan dia, dengan langkah tegas dan senyum simpul memulai
harinya.
Sebut saja
Linda, 15 tahun, cerewet, periang, dan cerdas. Apapun dimilikinya. Ayah yang
kaya, ibu yang cantik, saudara yang baik, teman yang banyak, pacar yang setia
pun ada. Setiap detik hidupnya adalah surga. Tak ada kendala, tak ada problema,
hanya suka dan ria yang bertebaran, bermekaran kapan dan di mana saja.
Jika hidup
adalah surga lalu di mana neraka? Adakah dunia kan selalu bahagia? Dengan rembulan
dan mentari nan sedia selamanya di sisinya? Dan kisah ini baru akan di mulai di
sini. Saat cerah berganti mendung, semut-semut berhamburan menuju lubang, embun
berubah jadi butiran, mentari menghilangkan diri, dan dia terduduk lunglai
menyembunyikan simpul yang biasa menghiasi wajah putihnya.
“Apa
selama ini aku orang jahat?”
“Tidak
juga.”
“Apa aku terlalu baik?”
“Tidak juga.”
Dia baru saja mengusap ujung
mata bulatnya, lagi. Sekian lama berurai air mata membuat hidung bangirnya
merah jambu. Ya, lama tak begitu. Bersama teman lama, atau nyaris saja mantan
teman yang terlupakan. Dia duduk memagut lutut sembari menenggelamkan kepalanya
sekali lagi diantara rongga yang tersisa.
“Sudahlah. Aku bukannya ingin
menghakimi. Mungkin hidupmu sedikit terlalu indah selama ini.”
“Kamu salah. Hidupku memang amat
sangat terlalu indah. Aku lupa sudah melayang tinggi. Jadi begini ya rasanya
jatuh? Ternyata sakit juga,” ujarnya mengangkat kepala lalu menengadah menatap
abu-abu di atas sana.
Teman lama yang nyaris
terlupakan itu tertawa keras dan bersemangat, tak henti-henti hingga sepertinya
ikut menangis.
“Dulu, aku pernah bilang begini
bukan?”
“Apa?”
“Biarkan aku mencintaimu dengan caraku
dan tolong benci saja padaku,” ujarnya kembali menengadah menatap abu-abu di
atas sana.
“Ya.”
“Aku, selama dua tahun ini. Aku lupa
pernah berujar begitu. Aku lupa dengan cara yang seharusnya kujalani untuk
mencintaimu. Ahaha. Aku memalukan ya?”
“Tidak juga”
Diam dan hening menyelimuti. Ketidakjelasan
perlahan kembali menggulung-gulung. Menjadi kenyamanan tersendiri, rasa yang
tak dapat dielak dapat mengakar begitu kuat dengan sendirinya.
To be continued ..
Tuesday, October 30, 2012
TABLET
Harga Tablet Android, Harga Tablet PC Terbaru 2012. Suka dengan Tablet Android?
Atau anda bingung tablet android apa yang ingin anda beli? Nah
informasi ini merupakan informasi bagus untuk anda yang ingin melirik Tablet Android.
Saat ini sudah banyak vendor-vendor terkemuka meluncurkan Tablet Android
yang diprediksi bakal mendominasi tahun 2012 ini dalam duni gadget.
Saat ini sudah ada tablet Acer Iconia, Tablet Advan Vandroid, AHA Pad, Apple iPad2, Archos, Asus EeePad, Axio Picopad.
Harga Tablet Android Terbaru 2012
| Merek dan Type |
Harga (Rp)
|
| Acer Iconia A101 8GB |
3.800.000
| |
| NVidia Tegra 2 Dual Core 1GHz, Memory 1GB RAM, 8GB storage, Wi-Fi, Bluetooth, Camera, 7inch WSVGA LCD capacitive touchscreen, Android 3.2 Honeycomb | ||
| Acer Iconia A500 16GB |
4.000.000
| |
| Android 3.0 (Honeycomb), 1 GB DDR2, 16GB, 10.1 WXGA 1280 x 800, 802.11 b/g/n WiFi (802.11n 2.4 GHz only), Bluetooth 2.1+EDR, Main camera : 5M Camera with flash lights, MicroSD memory card up to 32G (SDHC 2.0 compatible), Micro USB 2.0 type B for Client, USB 2.0 Host, Capacitive Multi-Touch Screen (Real 4 touch, up to 10), Function buttons, Side (mechanical key), WiFi SKU : Broadcom stand alone, USB Cable, Charger + Plug, QSG, Tegra 250 Dual cortex A9, 1.0 GHz, G-Sensors, E-Compass, L Sensor, Gyro-meter | ||
| Acer Iconia A500 32GB |
4.800.000
| |
| Nvidia Tegra 250 1Ghz, 1GB RAM, 32GB Flash Memory, 10.1inch WXGA Touch Screen, HDMI, 1x Port USB, Wifi, Bluetooth, Non 3G, 5MP rear Camera with autofocus and LED Flash, 2MP Front Camera, GPS, Micro SD Slot, Android 3.0 HoneyComb, Batt 3260mAh | ||
| Acer Iconia A501 3G 16GB |
5.000.000
| |
| Tegra 2 T20 chipset Dual-core 1GHz ARM Cortex-A9 proccessor, Memory 1GB DDR2 RAM, Wi-Fi, Bluetooth, Camera, 10.1inch LCD capacitive touchscreen, Android 3.0 Honeycomb | ||
| Acer Iconia A501 3G 32GB |
5.800.000
| |
| Tegra 2 T20 chipset Dual-core 1GHz ARM Cortex-A9 proccessor, Memory 1GB DDR2 RAM, Wi-Fi, Bluetooth, Camera, 10.1inch LCD capacitive touchscreen, Android 3.0 Honeycomb | ||
| Acer Iconia W500 |
5.400.000
| |
| AMD C-50 1Ghz, 2GB DDR3, 32GB SSD, 10.1inch HD Crystalbrite, AMD Radeon HD 6250, Bluetooth, Wifi, Camera, Card Reader, Win 7 Home Premium | ||
| Advan Vandroid T1C |
2.100.000
| |
| Qualcomm 600Mhz, 512MB, 3.5G / HSDPA, SMS, Call, Slot Micro SD, Camera 2MP, G-Sensor, Wifi, 7inch LCD Capacitive Touch Screen, Android 2.2 Froyo | ||
| Advan Vandroid T2 |
1.500.000
| |
| Cortex A8 1GHZ, LCD 7inch Touchscreen Resistif, multitouch, RAM 2x256MB , Camera 2MP, Wi-Fi Only (Tidak bisa Telepon & SMS), Micro SD Slot (Support up to 32GB), USB 2.0 (mini USB), HDMI Port, support HD VIDEO | ||
| Advan Vandroid T4 |
1.900.000
| |
| Android 2,3 Gingerbread, Cortex A8 1 Ghz, Internal memory 4 gb, External Memory UP 32 Gb, Layar 8,4 capasitive screen, wi-Fi 802.11 b/g/n, Camera 2MP camera, G Sensor, Suport :3D Games, usb 2.0, Mini HDMI support | ||
| AHA AHA Pad |
3.000.000
| |
| Qualcomm QSD8650 Snapdragon 1Ghz, Android OS 2.2 Froyo, RAM 512 MB, NAND Flash 512 MB, Memori Internal 4 GB, Layar sentuh kapasitif 7 inchi, 262K warna, Kamera 3.2 MP | ||
| AHA Cool Pad |
2.600.000
| |
| Qualcomm MSM7627-0-T (800MHz), Android OS 2.2 Froyo, RAM 512 MB, ROM 512 MB, Layar sentuh kapasitif 7 inchi, 262K warna, Kamera 5 MP | ||
| Apple iPad2 WiFi 16GB |
5.100.000
| |
| 1Ghz A5 Dual Core Processor, 16 GB, 9.7 widescreen display, 802.11bgn, 720p HD Rear Facing Camera - VGA Front camera | ||
| Apple iPad2 Wifi 16GB 3G |
6.300.000
| |
| 1 GHz dual-core Apple A5 custom-designed processor, 16gb, 9.7 (diagonal) LED backlit glossy widescreen Multi-Touch display with IPS technology, 1024x768, Wi-Fi (802.11a/b/g/n), Wireless cellular modem, Bluetooth 2.1 + EDR technology32GB flash storage, Back Camera: Video recording, HD (720p) up to 30 frames per second with audio; still camera with 5x digital zoom, Front Camera: Video recording, VGA up to 30 frames per second with audio, VGA-quality still camera, Tap to control exposure for video or stills, Photo and video geotagging over Wi-Fi | ||
| Apple iPad2 WiFi 32GB |
6.100.000
| |
| 1Ghz A5 Dual Core Processor, 32 GB, 9.7 widescreen display, 802.11bgn, 720p HD Rear Facing Camera - VGA Front camera | ||
| Apple iPad2 Wifi 32GB 3G |
7.100.000
| |
| 1 GHz dual-core Apple A5 custom-designed processor, 32gb, 9.7 (diagonal) LED backlit glossy widescreen Multi-Touch display with IPS technology, 1024x768, Wi-Fi (802.11a/b/g/n), Wireless cellular modem, Bluetooth 2.1 + EDR technology32GB flash storage, Back Camera: Video recording, HD (720p) up to 30 frames per second with audio; still camera with 5x digital zoom, Front Camera: Video recording, VGA up to 30 frames per second with audio, VGA-quality still camera, Tap to control exposure for video or stills, Photo and video geotagging over Wi-Fi | ||
| Apple iPad2 WiFi 64GB |
6.900.000
| |
| 1Ghz A5 Dual Core Processor, 64 GB, 9.7 widescreen display, 802.11bgn, 720p HD Rear Facing Camera - VGA Front camera | ||
| Apple iPad2 Wifi 64GB 3G |
8.100.000
| |
| 1 GHz dual-core Apple A5 custom-designed processor, 64gb, 9.7 (diagonal) LED backlit glossy widescreen Multi-Touch display with IPS technology, 1024x768, Wi-Fi (802.11a/b/g/n), Wireless cellular modem, Bluetooth 2.1 + EDR technology32GB flash storage, Back Camera: Video recording, HD (720p) up to 30 frames per second with audio; still camera with 5x digital zoom, Front Camera: Video recording, VGA up to 30 frames per second with audio, VGA-quality still camera, Tap to control exposure for video or stills, Photo and video geotagging over Wi-Fi | ||
| Archos 101 16GB |
3.500.000
| |
| ARM Cortex A8 1GHz, 16GB Flash Memory, WiFi, Bluetooth, Camera, MicroSD Slot, 10.1inch WVGA, Touchscreen, Android 2.2 | ||
| Archos 101 8GB |
2.900.000
| |
| ARM Cortex A8 1GHz, 8GB Flash Memory, WiFi, Bluetooth, Camera, MicroSD Slot, 10.1inch WVGA, Touchscreen, Android 2.2 | ||
| Archos 101 G9 8GB |
4.400.000
| |
| ARM Cortex A9 1GHz, 8GB Flash Memory, WiFi, 3G, Bluetooth, Camera, MicroSD Slot, 10.1inch, Touchscreen, Android Honeycomb | ||
| Archos 28 4GB |
900.000
| |
| Cortex-A8 800 MHz, 4 GB Flash Memory, 2.8 QVGA, Wifi, USB 2.0 | ||
| Archos 32 8GB |
1.500.000
| |
| Cortex-A8 800 MHz, 8 GB Flash Memory, 3.2 WVGA, Wifi, Bluetooth, USB, Android 2.2 Froyo | ||
| Archos 43 16GB |
2.100.000
| |
| Cortex-A8 1GHz, 16 GB Flash Memory, 4.3 WVGA, 480 x 854, Wifi, Bluetooth, Micro SD, USB, HDMI, Android 2.2 Froyo | ||
| Archos 70 250GB |
3.100.000
| |
| Cortex-A8 1GHz, 250 GB Flash Memory, 7 WVGA, 800 x 480, Wifi, Bluetooth, Micro SD, USB, HDMI, Android 2.2 Froyo | ||
| Archos 80 G9 8GB |
3.900.000
| |
| ARM Cortex A9 1GHz, 8GB Flash Memory, WiFi, 3G, Bluetooth, Camera, MicroSD Slot, 8.0inch, Touchscreen, Android Honeycomb | ||
| Archos 9 PC Tablet |
5.500.000
| |
| Intel Atom Z515 1.2 GHz, 32GB, WiFi, Bluetooth, 8.9inch LED, Touchscreen, Windows7 | ||
| Astone Tab |
900.000
| |
| ARM 11, 256MB, Wifi, Camera, Micro SD Slot, 7inch Two Point Resisitive Touch Screen, Android 2.2 Froyo | ||
| Asus EeePad Slider SL101-1A040A |
5.000.000
| |
| Nvidia Tegra2 1Ghz, 16GB Storage, 1GB RAM, 10inch LCD Touch Screen, Camera 1.2Mpxl (Front) 5Mpxl (Rear), Bluetooth, Wifi, Micro SD Slot, HoneyComb 3.0 | ||
| Asus EeePad Transformer TF101 (Non Docking) |
4.700.000
| |
| T250 1Ghz Dual Core ARM, 1GB DDR2, 16GB, Android v3.0 Honeycomb, Wifi, Bluetooth, GPS, Camera, Mini HDMI, 1xMicroSD, Audio | ||
| Asus EeePad Transformer TF101 (With Docking) |
5.400.000
| |
| T250 1Ghz Dual Core ARM, 1GB DDR2, 16GB, Android v3.0 Honeycomb, Wifi, Bluetooth, GPS, Camera, Mini HDMI, 2xUSB, 2xMicroSD, Audio | ||
| Axioo Picopad QGN655 |
2.700.000
| |
| Google Android VER 2.2-PROCESSOR UP 600 MHZ - Ram 512MB DDR2 800Mhz - Display 7inch 16:9 WideScreen 800 X 480 -CAPASITIVE-Bluetooth- High -brightness TFT LCD - Touch Control Full size youch operation - sliding menu | ||
| Blackberry PlayBook WiFi 32GB |
4.600.000
| |
| 1 GHz dual-core processor, 1 GB RAM, 7-inch LCD, 1024 x 600 capacitive multi-touch, support gesture, Dual HD cameras (3 MP front facing, 5 MP rear facing), Wi-Fi – 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 2.1 + EDR | ||
| Blackberry PlayBook WiFi 64GB |
5.500.000
| |
| 1 GHz dual-core processor, 1 GB RAM, 7-inch LCD, 1024 x 600 capacitive multi-touch, support gesture, Dual HD cameras (3 MP front facing, 5 MP rear facing), Wi-Fi – 802.11 a/b/g/n, Bluetooth 2.1 + EDR | ||
| Cougar Box Chip A10 |
1.600.000
| |
| 1,5Ghz + HDMI + Suport 3D Game, Android 2.3 Gingerbread, Storage 4 Gb, Memory 512MB | ||
| Cougar Call Tab 7inch |
1.500.000
| |
| Android Froyo 2.2 , Gprs, Sim Card, Call , Message, 800X480 Resolution Multitouch Resistif , Build In Modem, Internal 2Gb, External Memori Up To 32Gb,Ram 256, Wifi, USB | ||
| Cougar Infotmic Gingerbread |
1.100.000
| |
| Android 2.3 GingerBread, Infotmic 1Ghz, 2 GB storage, 7inch WSVGA, 800 X 480 resistive touchscreen, Micro SD (Up to 32 GB) | ||
| Creative ZiiO 10inch 8GB |
2.600.000
| |
| ARM Cortex A8 1GHz, 8GB storage, Wi-Fi, Bluetooth, Camera, SD slot, HDMI port, mini USB, 10inch TFT Resistive, Touchscreen, Android 2.2 | ||
| Creative ZiiO 7inch 8GB |
2.000.000
| |
| ARM Cortex A8 1GHz, 8GB storage, Wi-Fi, Bluetooth, Camera, microSD slot, HDMI port, mini USB, 7inch TFT Resistive, Touchscreen, Android 2.2 | ||
| CSL MI700 |
3.600.000
| |
| Qualcomm MSM7227 600Mhz, 512MB ROM + 512MB RAM, 170MB Internal, 7 WSVGA, Wifi, Bluetooth, Camera, Micro SD, Android 2.2 Froyo | ||
| Dell Streak |
3.600.000
| |
| Proc Qualcom Snapdragon QSD8250 1Ghz, 5inch TFT (480x800) Touchscreen, 512MB ROM, 512MB RAM, Wifi, Bluetooth, 3G/HSDPA, Video, Music, Slot Micro SD, Camera 5MP, Android 2.2 OS | ||
| Dell Venue Slim |
3.900.000
| |
| Android 2.2 Froyo, 4.1inch Tablet Touch Screen, 1GB Internal Memory, HSDPA 7.2Mbps, WiFi, Bluetooth, Camera 8MP | ||
| Flytouch 3 10inch |
2.200.000
| |
| Google Android Ver 2.2 Froyo -Processor Infotmic Up 1 Ghz- Ram 512 MB Display 10inch 16:9 Widescreen 1024 X 600 | ||
| Fujitsu Lifebook P771 |
18.900.000
| |
| Core i7 2617, 4GB DDR3, 500GB, DVDRW, 3.5G/HSDPA, Wifi, Bluetooth, Fingerprint, Intel GMA, 12.1inch WXGA Tablet PC Touch Screen, Camera, Win 7 Pro | ||
| Fujitsu Lifebook P771 |
19.600.000
| |
| Core i7 2617, 4GB DDR3, 500GB, DVDRW, 3.5G/HSDPA, Wifi, Bluetooth, Fingerprint, Intel GMA, 12.1inch WXGA Tablet PC Touch Screen, Camera, Win 7 Pro | ||
| Fujitsu Lifebook Q550 30GB |
11.700.000
| |
| Intel Atom Z670 1.5Ghz, 2GB, 30GB SSD, 10.1inch Tablet PC Touch Screen, Intel GMA, Fingerprint, Bluetooth, Wifi, Win 7 Home Premium, Batt 4 cell | ||
| Fujitsu Lifebook Q550 62GB |
15.300.000
| |
| Intel Atom Z670 1.5Ghz, 2GB, 62GB SSD, 10.1inch Tablet PC Touch Screen, Intel GMA, Fingerprint, Bluetooth, Wifi, Win 7 Pro, Batt 4 cell | ||
| Fujitsu Lifebook T580 |
12.500.000
| |
| Core i5 560UM 1.33Ghz, 4GB DDR3, 500GB, No Optical Drive, Wifi, Bluetooth, Intel GMA, 10.1inch WXGA Tablet PC Touch Screen, Camera, 3.5G/HSDPA, Win 7 Pro | ||
| Fujitsu Lifebook TH550 |
10.000.000
| |
| Core i3 380UM 1.33Ghz, 2GB DDR3, 500GB, No Optical Drive, Wifi, Bluetooth, Intel GMA, 10.1inch WXGA Tablet PC Touch Screen, Camera, Win 7 Home Premium | ||
| Gigabyte S1080 Win7 |
6.400.000
| |
| Dual Core Processor N570(1.66GHz), 1.3 MegaPixel, 10.1inch Capacitive Multi-touch Panel 1024x600, 2GB DDRIII, Intel® GMA 3150, 64/128GB SSD Flash Storage, 320GB 2.5inch 7mm SATA HDD 5400rpm | ||
| HTC Flyer Tab |
5.300.000
| |
| 1.5GHz Processor, 7.0inch LCD Capacitive Touchscreen, Bluetooth v3.0, 5MP Camera, Audio, Video, 32GB storage, 1GB RAM, Wi-Fi, Android 2.3 Gingerbread | ||
| Huawei Ideos S7 201 Slim |
2.700.000
| |
| Qualcomm 1Ghz, ROM 3GB (2.75GB Available), RAM 512MB, LCD 7inch WVGA Capacitive Touch Screen, 3G/HSPA 7.2Mbps, Wifi, Bluetooth, Slot Micro SD, Camera 3.2 Mpxl, Internal Memory 8GB, Android v2.2 Froyo, Batt 3250mAh | ||
| Huawei MediaPad |
3.900.000
| |
| Qualcomm 1.2Ghz, RAM 1GB, LCD 7inch WVGA Capacitive Touch Screen, 3G/HSPA 7.2Mbps, Wifi, Bluetooth, Slot Micro SD, Camera 5 Mpxl, Internal Memory 5.8GB, Android 3.2 HoneyComb, Batt 4100mAh | ||
| Lenovo 1838A19/PEN |
7.300.000
| |
| NVIDIA Tegra 2 dual-core 1.0GHz, 32GB storage, Memory 1GB RAM, Wi-Fi, 3G, Bluetooth, Camera, 10.1 WXGA Gorilla Glass Display, Touchscreen, Android 3.1 Honeycomb | ||
| Lenovo 1838A21/PEN |
8.400.000
| |
| NVIDIA Tegra 2 dual-core 1.0GHz, 64GB storage, Memory 1GB RAM, Wi-Fi, 3G, Bluetooth, Camera, 10.1 WXGA Gorilla Glass Display, Touchscreen, Android 3.1 Honeycomb | ||
| LG V900 Optimus Pad |
6.300.000
| |
| Nvidia Tegra2 1Ghz, 8.9inch Touch Screen, 32GB Internal Memory, 2Mpxl Front Camera, 5Mpxl Rear Camera, Wifi, Bluetooth, 3.5G/HSDPA, Android Honeycomb 3.0 | ||
| Motorola Xoom |
5.800.000
| |
| Dual Core 1Ghz, 10.1inch WXGA TouchScreen, Wifi, Bluetooth, Non 3G, 5MP rear Camera with autofocus and LED Flash, 2MP Front Camera,Android 3.1 HoneyComb | ||
| Nexian Genius |
2.000.000
| |
| 600MHz Processor, 7.0inch LCD Capacitive Touchscreen, Bluetooth, Audio, Video, FM Radio, Wi-Fi, Android OS | ||
| Olive Pad VT200 |
2.500.000
| |
| Qualcomm 800Mhz, 3G/HSDPA, 7inch (800x480) Capacitive Touch Screen, 512MB RAM, 512MB ROM, Micro SD Slot, Camera, Bluetooth, Wifi, Android 2.2 | ||
| Samsung Galaxy Note GT-N7000 |
6.600.000
| |
| Dual Core 1.4Ghz, 16GB Internal Memory, 5.3inch Touch Screen, GPRS, EDGE, Camera (8MP AF, 2MP VT), Bluetooth, Wifi, Micro SD Slot, Android Gingerbread | ||
| Samsung Galaxy Tab GT-P6200 |
5.200.000
| |
| Dual-core 1.2GHz processor, 1GB RAM, Wi-Fi, Bluetooth, Camera, 7.0inch WSVGA TFT, Touchscreen, Android Honeycomb | ||
| Samsung Galaxy Tab GT-P7300 |
5.200.000
| |
| ARM Cortex A9 1.0Ghz, 16GB Flash, 8.9inch WSVGA (1280x800) Touch Screen, 3G/HSDPA, Camera (3MP AF, 2MP VT), Bluetooth, Wifi, No Micro SD Slot, Android HoneyComb, 6000mAh Batt | ||
| Samsung Galaxy Tab GT-P7310 16GB |
4.200.000
| |
| Nvidia Tegra2 1.0Ghz, 16GB Flash, 8.9inch WSVGA (1280x800) Touch Screen, Non 3G/HSDPA, Camera (3MP AF, 2MP VT), Bluetooth, Wifi, No Micro SD Slot, Android HoneyComb, 6000mAh Batt | ||
| Samsung Galaxy Tab GT-P7500 16GB |
5.400.000
| |
| Nvidia Tegra2 1.0Ghz, 16GB Flash, 10.1inch WXGA (1280x800) Touch Screen, 4G/HSPA+, Camera (3MP AF, 2MP VT), Bluetooth, Wifi, No Micro SD Slot, Android HoneyComb, 7000mAh Batt | ||
| Samsung Galaxy Tab GT-P7500 32GB |
6.400.000
| |
| Nvidia Tegra2 1.0Ghz, 32GB Flash, 10.1inch WXGA (1280x800) Touch Screen, 4G/HSPA+, Camera (3MP AF, 2MP VT), Bluetooth, Wifi, No Micro SD Slot, Android HoneyComb, 7000mAh Batt | ||
| Samsung Galaxy Tab GT-P7510 16GB |
4.700.000
| |
| Nvidia Tegra2 1.0Ghz, 16GB Flash, 10.1inch WXGA (1280x800) Touch Screen, Non 4G/HSPA+, Camera (3MP AF, 2MP VT), Bluetooth, Wifi, No Micro SD Slot, Android HoneyComb, 7000mAh Batt | ||
| Samsung Galaxy Tab P1000 16GB |
4.600.000
| |
| ARM Cortex A8 1.0Ghz, 16GB Flash, 7inch WSVGA (1024x600) Touch Screen, 3G/HSDPA, Camera (3MP AF, 1.3MP VT), Bluetooth, Wifi, Micro SD Slot, Android 2.2, 4000mAh Batt | ||
| Samsung Galaxy Tab P1010C 16GB Wifi |
3.500.000
| |
| ARM Cortex A8 1.0Ghz, 16GB Flash, 7inch WSVGA (1024x600) Touch Screen, Non 3G/HSDPA, Camera (3MP AF, 1.3MP VT), Bluetooth, Wifi, Micro SD Slot, Android 2.2, 4000mAh Batt | ||
| Sellery Wonder M10 |
2.200.000
| |
| ARM Cortex 1.2Ghz, 512 DDR2, Internal Memory 8GB, External Memory up to 32GB, 8inchinch TFT ( 800x600 ), OS Android 2.2 Froyo, Wifi, Auto Rotate Sensor, Camera 1.3MP, HDMI Video Out, Audio, Battery Power 3W | ||
| SpeedUp Pad Ice |
1.400.000
| |
| Proc 1Ghz, Non 3.5G/HSDPA, 7inch (800x480) Capacitive Multi Touch Screen, 512MB RAM, 8GB Internal Storage, Micro SD Slot, No Camera, Wifi, Android 4.0 Ice Cream Sandwich, Batt 4100mAh | ||
| SpeedUp Pad S1 |
2.500.000
| |
| Qualcomm 800Mhz, 3G/HSDPA, 7inch (800x480) Capacitive Multi Touch Screen, 512MB RAM, 512MB ROM, Micro SD Slot, Camera 0.3MP (Front) 2.0MP (Back), Bluetooth, Wifi, Android 2.2, Batt 4000mAh | ||
| Superpad 3 |
2.100.000
| |
| Google Android Ver 2.2 Froyo -Processor Infotmic Up 1 Ghz- Ram 512 Mb Display 10inch 16:9 Widescreen 1024 X 600, HDMI + Gps Suport 3D Game | ||
| Tabulet Mech |
1.900.000
| |
| TelechipsTC8902 720Mhz ARM 11 Processor, 256MB RAM, 2GB Nano Flash, MultiTouch-7 inchi (800x600) with Stylus, Wifi, Webcam, MicroSD-slot, HD-Movie Player (support 1080p), G(gravity)-sensor, HDMI, USB, ANDROID 2.1 (upgradeable to 2.2) | ||
| Tabulet Octa |
2.700.000
| |
| Telechips Cortex A8 1Ghz, 4GB storage, Memory 512MB DDR3 SDRAM, Wi-Fi, Camera, 8inch LED 800x480, Touchscreen, Android 2.3 GINGERBREAD | ||
| Tabulet Octa 2 |
3.000.000
| |
| Telechips Cortex A8 1Ghz, Memory 512MB DDR3 SDRAM, Wi-Fi, Camera, 8inch LED 800x480, Touchscreen, Call & sms Ready, Android 2.3 GINGERBREAD | ||
| Tabulet Troy |
1.400.000
| |
| Amlogic Cortex A9 1Ghz, 4GB storage, Memory 512 MB DDR2, Wi-Fi, 7inch 800x480, Touchscreen, Android 2.2 Froyo | ||
| Toshiba AS100 |
4.800.000
| |
| Procesor: Nvidia Tegra T250 1Ghz, Display: 10inch multi touch screen (1024x600), Graphic: Nvidia Tegra, Memory: 512MB, Hard disc: 8GB Flash-based HDD, Bluetooth: Yes, I/O Port: 1x Usb 2.0 port; mini-USB; HDMI, WiFi: 802.11b/g/n, Media Reader: MMC/Micro SD, Webcam: Webcam 1.3mp, Operating System: OS android 2.2 | ||
| Toshiba Libertto W100-1002U |
9.100.000
| |
| U5400 1.2Ghz - Memory 2GB DDR3 -SSD 62GB -Display 7inch LED - WEB CAM - WIFI - Media Reader - LAN - Operating System: Windows 7 Home Premium | ||
| Toshiba Regza AT1S0 |
4.500.000
| |
| Nvidia Tegra 250 Dual Core 1Ghz, 1GB RAM, 16GB Storage, 7inch LCD Touch Screen, Wifi, Bluetooth 3.0, Camera 2Mpxl (Front) 5Mpxl (Rear), Micro SD Slot, Android 3.2 HoneyComb | ||
| Toshiba Thrive |
5.000.000
| |
| Nvidia Tegra 250 Dual Core 1Ghz, 1GB RAM, 16GB Storage, 7inch LCD Touch Screen, Wifi, Bluetooth, Camera 2Mpxl (Front) 5Mpxl (Rear), Micro SD Slot, Android 3.2 HoneyComb | ||
| ViewSonic ViewPad 10s |
3.200.000
| |
| NVIDIA Tegra 250 Dual-core Cortex-A9 1GHz, 512MB storage, Memory 512MB DDR2, Wi-Fi, 3G, GPS, Bluetooth, Camera, MicroSD Slot, 10inch TFT Capacitive, Touchscreen, Android 2.2 | ||
| ViewSonic ViewPad 7 |
2.600.000
| |
| Qualcomm MSM7227 600MHz, 512MB Internal Memory, 7 WSVGA, Wifi, camera, Micro SD, Android 2.2 Froyo | ||
| Websong 8650 |
1.100.000
| |
| Froyo Multitouch Android 2.2, VIA 8650 (Arm926E), 2 Gb Storage, 256Mb DDR2 800Mhz, 7inch WSVGA 800 X 480, Micro Sd (Up To 32 Gb) | ||
| Websong 9.7inch Multitouch |
1.700.000
| |
| Operating system Google Android VER 2.2 FROYO -PROCESSOR ARM926EJ -RAM 256 MB Display 9.7inch 16:9 WideScreen 1280X 720 - High -brightness TFT LCD - Touch Control Full size youch operation - sliding menu - fungctional icon draging - storage 2GB - orientati | ||
| Websong Cortex A9-3D Game |
1.400.000
| |
| 1,2Ghz + HDMI + Suport 3D Game -Android 2.3 Gingerbread, Storage 4 Gb, Memory 512Mb | ||
| ZTE Light Plus |
3.200.000
| |
| Android 2 .3 (Gingerbread), Qualcomm 1 GHz, 512 MB, 8 GB, TFT LCD Capacity Touch Screen, 7 inci (1024 x 600 piksel), 3 MP, GSM 900 /1800 MHz; UMTS 2100 MHz; HSDPA 7 ,2 Mbps; dan HSUPA 5, 76 Mbps, Lithium Ion 3400 mAh | ||
| ZTE Light Tab V9 |
1.900.000
| |
| Qualcomm 600Mhz, 7inch (800x480) WVGA Resistant Touch Screen, WCDMA, HSDPA, GSM/GPRS/EDGE, Camera 3MP With Auto Focus, Capture Image and Video Capture, 3G + Wifi, Micro SD Slot, Bluetooth, USB, Android 2.2 Froyo, Batt 3400 mAh | ||
| ZTE Light Tab V9A |
2.800.000
| |
| Qualcomm 1Ghz, 7inch Capacitive Touch Screen, WCDMA, HSDPA, GSM/GPRS/EDGE, Camera 3MP With Auto Focus, Capture Image and Video Capture, 3G + Wifi, Micro SD Slot, Bluetooth, USB, Android 2.3 Gingerbread, Batt 3400 mAh | ||
| Zyrex Onepad SP1110 |
3.200.000
| |
| Nvidia Tegra 250 Dual-core Cortex-A9 1GHz, 512MB DDR2 667 MHz, 512MB NAND Flash, WXGA 10.1, 1024 x 600, Wifi, Camera, Micro SD, USB, Android 2.2 Froyo | ||
| Zyrex Onepad SP1111 3G |
3.500.000
| |
| Nvidia Tegra 250 Dual-core Cortex-A9 1GHz, 512MB DDR2 667 MHz, 512MB NAND Flash, WXGA 10.1, 1024 x 600, Wifi, Camera, Micro SD, USB, Android 2.2 Froyo | ||
Nah itulah sedikit informasi tentang Harga Tablet Android 2012. Sembari melirik tablet, anda juga bisa membaca HP Android Harga 1 Jutaan termasuk Samsung Galaxy Pocket di blog ini. Semoga bermanfaat. :)
Andalas University
Universitas Andalas
| Universitas Andalas | |
|---|---|
Logo Universitas Andalas |
|
| Motto | Untuk Kedjajaan Bangsa |
| Didirikan | 23 Desember 1955 |
| Jenis | Perguruan tinggi negeri |
| Rektor | Werry Darta Taifur (sejak 2011) |
| Staf akademik | 2.600 [1] |
| Mahasiswa | 26.000 orang[1] |
| Lokasi | Padang, Sumatera Barat, Indonesia |
| Kampus | Limau Manis, Kota Padang |
| Warna | Hijau tua |
| Julukan | Kampus hijau |
| Situs web | www.unand.ac.id |
Universitas Andalas, biasa disingkat dengan Unand adalah salah satu perguruan tinggi negeri di kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Universitas ini merupakan universitas tertua di Indonesia di luar Jawa yang didirikan pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta.
Universitas Andalas terdiri dari dua belas fakultas, dengan sebagian besar terletak di Limau Manis, sekitar 12 km dari pusat kota Padang. Rektor Universitas Andalas sejak tahun 2011 adalah Dr. Werry Darta Taifur. Majalah Tempo pada tahun 2009 menempatkan Unand di posisi ke-14 atau posisi pertama di luar Pulau Jawa dalam analisisnya terhadap kapasitas alumninya yang diserap oleh dunia usaha.[2] Webometrics
juga menobatkan Unand sebagai 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN
(peringkat 26) atau peringkat 8 di Indonesia (terbaik diluar pulau Jawa)
pada bulan Januari 2011.[3]
Fakultas
Sejak awal berdirinya hingga sekarang ini, Universitas Andalas total telah memiliki lima belas (15) fakultas, satu program pascasarjana dan 2 politeknik,
dengan rincian 49 program studi sarjana, 29 program studi magister
(S2), 7 program studi doktor (S3) dan 11 program pendidikan dokter
spesialis.
| Fakultas/Politeknik | Dies Natalis | Warna panji | Program studi | Sumber |
|---|---|---|---|---|
| Fakultas Hukum | 17 Agustus 1951 | Merah tua | Ilmu Hukum, Pendidikan Profesi Kenotariatan | [14] |
| Fakultas Pertanian | 30 November 1954 | Hijau muda | Agribisnis, Agroekoteknologi | [15] |
| Fakultas Kedokteran | 7 September 1955 | Hijau tua | Pendidikan Dokter Umum, Psikologi | [16] |
| Fakultas MIPA | 7 September 1955 | Kuning muda | Kimia , Matematika, Fisika, Biologi | [17] |
| Fakultas Ekonomi | 7 September 1957 | Abu-abu | Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi, program DIII (Pemasaran, Akuntansi, Kesekretariatan & Manajemen Perkantoran, Keuangan Perbankan, Keuangan Negara & Daerah), Kampus II Payakumbuh (Manajemen, Ekonomi Pembangunan) | [18] |
| Fakultas Peternakan | 9 Oktober 1963 | Ungu | Ilmu Peternakan | [19] |
| Fakultas Ilmu Budaya | 7 Maret 1982 | Putih | Ilmu Sejarah, Sastra Inggris, Sastra Indonesia, Sastra Jepang, Sastra Minangkabau | [20] |
| Fakultas Teknik | 13 Mei 1993 | Biru tua | Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Mesin, Teknik Lingkungan, Teknik Sipil, Sistem Informasi | [21] |
| Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | 13 Mei 1993 | Oranye | Ilmu Politik, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Hubungan Internasional, Ilmu Komunikasi | [22] |
| Fakultas Farmasi | 15 Mei 2008 | Merah jambu | Farmasi, Pendidikan Profesi Apoteker | [23] |
| Fakultas Teknologi Pertanian | 15 Mei 2008 | Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Pertanian | [24] | |
| Fakultas Kesehatan Masyarakat | 13 Juli 2012 | Ilmu Kesehatan Masyarakat | [25] | |
| Fakultas Teknologi Informasi | 13 Juli 2012 | Sistem Komputer | [26] | |
| Fakultas Keperawatan | 13 Juli 2012 | Ilmu Keperawatan | [27] | |
| Fakultas Kedokteran Gigi | 13 Juli 2012 | Pendidikan Dokter Gigi | ||
| Politeknik Teknologi | 12 Maret 1985 | Biru muda | Lihat daftar | [28] |
| Politeknik Pertanian | 6 Februari 1989 | Biru benhur | Lihat daftar | [29] |
| Program Pascasarjana | 17 September 1984 | Lihat daftar |
Peringkat dan prestasi
Majalah Tempo edisi Maret 2007 menempatkan Unand pada posisi ke-14
dalam analisisnya terhadap kapasitas alumninya yang diserap oleh dunia
usaha. Sampai posisi ke-13 ditempati oleh perguruan tinggi yang berada
di Pulau Jawa. Hal ini berarti Unand menduduki posisi pertama di
Sumatera dan bahkan di luar Jawa. Pada bulan Mei 2008, Majalah Tempo
kembali menempatkan Unand sebagai salah satu perguruan tinggi, dalam hal
ini alumni Fakultas Pertanian dan Sastra, merupakan yang paling
diminati oleh berbagai instansi dalam merekrut tenaga kerjanya.[30]
Unand juga merupakan satu-satunya perguruan tinggi di Sumatera yang
memperoleh Akreditasi B. Dari laporan Badan Akreditasi Nasional
Perguruan Tinggi (BAN PT) tahun 2003, Unand menduduki peringkat 11
(peringkat dua di luar Jawa) dari 41 perguruan tinggi negeri di
Indonesia.
Pada bulan Januari 2011, berdasarkan hasil survey halaman situs Webometrics,
Unand termasuk dalam 100 perguruan tinggi terbaik di ASEAN (peringkat
26) atau peringkat 8 di Indonesia (terbaik diluar pulau Jawa), sedangkan
menurut survey per-Januari 2012, Unand menduduki peringkat 38 di
Indonesia.[31]
Universitas Andalas juga memiliki 130 Guru Besar/Profesor dan merupakan
universitas yang memiliki Guru Besar terbanyak di Sumatera (Per 24
September 2010). Selain itu, Fakultas Kedokteran (FK) Unand merupakan FK
pertama di Indonesia yang menjadi pioner dalam melaksanakan pendidikan
dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK), yang bekerjasama dengan Health Workforce and service (HWS) project dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan Nasional dan juga merupakan salah satu dari 13 Fakultas Kedokteran di Indonesia yang diakui/terakreditasi oleh Pemerintah Malaysia.[32]
Pada tahun 2006, Unand berusia 50 tahun. Dalam rangka merayakan ulang
tahun emasnya, Unand mengadakan berbagai kegiatan. Di antaranya,
pemberian gelar Doktor Honoris Causa dalam bidang Pembangunan Pertanian Berkelanjutan kepada Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono
pada tanggal 21 September 2006. Di samping itu, Unand juga menerbitkan
52 buku karya dosen-dosennya. Universitas Andalas juga merupakan salah
satu perguruan tinggi pionir yang menyelenggarakan kuliah umum
kewirausahaan untuk membangkitkan jiwa enterpreunership mahasiswanya yang rutin diadakan setiap hari Jumat sejak tahun akademik 2007/2008.
Pimpinan
Sejak didirikan pada tahun 1956, Unand sudah dipimpin oleh 10 (sepuluh) rektor, yaitu:
| No | Nama | Periode | Jabatan |
|---|---|---|---|
| 1 | Prof. dr. M. Syaaf | 1956-1958 | Presiden |
| 2 | Prof. dr. A. Roesma | 1958-1964 | Presiden |
| 3 | Prof.Drs. Harun Al Rasyid Zein | 1964-1968 | Rektor |
| 4 | Prof.dr. Busyra Zahir | 1968-1976 | Rektor |
| 5 | Prof.Drs. Mawardi Yunus | 1976-1984 | Rektor |
| 6 | Prof.Dr.Ir. Jurnalis Kamil, M.Sc. | 1984-1993 | Rektor |
| 7 | Prof.Dr.Ir.H. Fachri Achmad, M.Sc. | 1993-1997 | Rektor |
| 8 | Prof.Dr.H. Marlis Rahman | 1997-2006 | Rektor |
| 9 | Prof.Dr.Ir.H. Musliar Kasim, M.S | 2006-2011 | Rektor |
| 10 | Dr. Werry Darta Taifur | 2011-sekarang | Rektor |
Lembaga penelitian
Lembaga Penelitian Universitas Andalas, Rektorat Unand Lt. 2, Kampus Unand Limau Manis, Padang. Telepon: (0751) 72645, Faks: (0751) 72645 terdiri dari :
- Lembaga Penelitian Bidang Ekonomi, terdiri :
- Pusat Studi Keuangan Daerah (PSKD)
- Lembaga Penelitian Ekonomi Regional (LPER)
- Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Pembangunan (LPEP)
- Pusat Studi Kependudukan
- Pusat Pengembangan Akutansi (PPA)
- Pusat Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM)
- Pusat Studi Wanita
- Lembaga Penelitian Bidang Pertanian dan peternakan, terdiri dari :
- Pusat Studi Irigasi
- Pusat Penelitian Pemanfaatan Ilmu dan Teknologi Nuklir
- Pusat Penelitian Kehutanan
- Pusat Penelitian Pengembangan Hewan dan Sapi
- Lembaga Penelitian Bidang Budaya dan Kemasyarakatan, terdiri dari:
- Pusat Studi Otonomi Daerah
- Pusat Studi Pengembangan dan Perubahan Sosial Budaya
- Pusat Studi Budaya dan Masyarakat Minangkabau
- Pusat Kajian Hukum Wilayah Barat
- Pusat Studi Konstitusi (Pusako) di FH Unand, diketuai Prof. Dr. Saldi Isra
- Pusat Studi Pedesaan
- Pusat Kajian Masalah Perkotaan
- Pusat Studi Amerika
- Pusat Studi Ilmu, Teknologi dan Budaya Jepang
- Lembaga Penelitian Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan, terdiri dari :
- Pusat Studi Lingkungan Hidup
- Pusat Kajian Sumber Daya Alam
- Pusat Studi Alam Sumatera
- Lembaga Penelitian Bidang Kesehatan
- Pusat Studi Tumbuhan Obat
- Pusat Kajian Kesehatan
Fasilitas
Kampus
Pada awalnya pembangunan kampus Unand direncanakan di Ulu Gadut,
Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Namun karena lokasi itu
berdekatan dengan pabrik PT. Semen Padang sehingga sangat berpeluang
terkena polusi. Jadi, diusulkan tiga alternatif lain sebagai gantinya,
yaitu: Bukit Tambun Tulang (Padang Pariaman), Tunggul Hitam (dekat
Bandar Udara Tabing) dan Bukik Karamuntiang di Pauh, Padang. Adapun yang
yang paling memenuhi diantara ketiganya adalah Bukik Karamuntiang.
Lokasi ini berada di Kenagarian Limau Manis, Kelurahan Koto Panjang, Kecematan Pauh dan terletak sekitar 15 km sebelah timur pusat kota Padang. Pembangunan kampus Limau Manis ini secara simbolis dimulai pada tanggal 11 Maret 1986 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 4 Desember 1995. Kampus Limau Manis
ini luasnya sekitar 500 hektar dan berada pada ketinggian ± 255 m di
atas permukaan laut. Kampus ini menghadap ke kota Padang dengan
pemandangan Samudera Hindia yang biru membentang di sebelah barat. Pada
bagian timur berjajar Bukit Barisan.
Sementara di sisi utara dan selatannya terdapat lembah yang
masing-masingnya dialiri oleh anak sungai. Bangunannya memiliki
arsitektur yang unik: kombinasi dari model atap tradisional Minangkabau
(tanduk kerbau) dan struktur yang bergaya modern. Universitas sedang
dalam proses melengkapi fasilitas-fasilitasnya untuk mengakomodasi
aktivitas akademik dan ekstrakurikuler. Hampir semua fakultas terletak
di Limau Limau Manis,
kecuali Fakultas Kedokteran yang terletak di daerah Jati, Padang,
Fakultas Hukum Program Reguler Mandiri di daerah Parak Karambia (Jl.
Pancasila), Padang dan Politeknik Pertanian serta Fakultas Ekonomi
kampus II di Payakumbuh.
Subscribe to:
Comments (Atom)
